Mouse pelangi Wavy Tail Toulousemanagement: Kuliah Teknik Sipil di Perancis

Minggu, 29 Maret 2015

Kuliah Teknik Sipil di Perancis

 Artikel ini diambil dari postingan Hana Destriana http://infokuliah.com/kuliah-teknik-sipil-di-perancis/ untuk menambah informasi tentang studi di Prancis.

Waktu tahun terakhir pas masih SMA, orang tua nyaranin untuk kuliah di luar negeri. Waktu itu yang kepikiran sebetulnya Jerman. Tapi karena di Jerman ada yang namanya studkol (studienkolleg), yaitu buat pelajar dari luar wilayah Uni Eropa yang mau kuliah di Jerman dan ijazahnya nggak setara A-level, termasuk pelajar Indonesia, jadi harus nambah satu tahun lagi semacam pra-kuliah supaya kita terbiasa dengan bahasa Jerman dan sistem pendidikan di sana, jadilah mengurungkan niat dan pilihan akhirnya ke Perancis.
Saya Hana Destriana, saat ini masih kuliah di tahun ke dua tingkat sarjana jurusan teknik sipil di Universite de Lorraine di kota Nancy, lokasinya itu ada di sebelah timur Perancis sekitar 300km dari kota Paris.
Proses awal
Untuk kuliah di luar negeri saat proses awal kita bisa dibantu oleh agen. Waktu itu saya dibantu oleh Euro Management. Semua persiapan waktu itu dibantu oleh Euro, mulai dari persiapan keberangkatan, les bahasa, visa, sampe persiapan di negara tujuan kita semua dibantu oleh agen. Nah awal keberangkatan waktu itu saya les bahasa dulu selama enam bulan. Waktu berangkat kita sudah dapat visa pelajar. Tapi setelah tiba di Perancis, kita harus ngurus lagi yang namanya OFII (residence permits) semacam surat ijin tinggal yang harus langsung kita urus, kantor tempat ngurusnya kalo di Indonesia mungkin setingkat kantor kecamantan ya, di wilayah di kota kita tinggal. Nah setelah masukin berkas, lalu kita nunggu, dan nanti kita akan dipanggil untuk medical check up, setelah selesai, OFII kita keluar.
OFII itu berlaku biasanya 2 – 3 bulan lebih lama dari visa pelajar kita. Jadi waktu tahun pertama di Perancis itu visa pelajar saya habis bulan Januari dan OFII saya habis bulan Maret. Tapi saat OFII kita sudah mau habis, kira-kira 3 bulan sebelum habis, kita harus cepat-cepat ngurus lagi yang namanya titre de sejour, ini berlaku setahun. Jadi nanti setiap tahun kita tinggal perpanjang lagi titre de sejour ini untuk ijin tinggal. Udah nggak perlu lagi ngurus OFII tadi. Karena OFII hanya di tahun pertama kita datang.
Nah persyaratan ngurus titre de sejour ini, salah satunya kita harus punya bank account yang setiap bulannya harus masuk 615 euro, selain dari kita harus sudah ada tempat tinggal, lalu kalo kita kuliah harus menunjukkan keterangan dari universitas.
Belajar bahasa
Setelah lulus SMA, saya les bahasa Perancis dulu 6 bulan di Jakarta. Lalu sekitar bulan Januari 2012 berangkat ke Perancis dan nambah lagi belajar bahasa 6 bulan. Lalu masuk kuliah September 2012. Ngga usah takut kalo kita belum bisa bahasa perancis sama sekali setelah lulus SMA, karena kalo kita sungguh-sungguh dan intensif, 1 tahun cukup untuk bisa bahasa Perancis sebagai syarat masuk ke universitas.
Daftar ke kampus
Saat les bahasa di Perancis, saya mulai apply ke universitas. Nah kalo di negara yang berbahasa Inggris ada TOEFL/IELTS, di Perancis juga ada, testnya namanya TCF (Test de connaissance du français) dan requirement score yang dibutuhkan dari masing-masing jurusan beda-beda. Karena waktu itu saya daftar untuk jurusan teknik, minimum scorenya adalah B1. Di Perancis itu levelnya adalah A1, A2, B1, B2, C1, dan C2 yang paling tinggi. Tapi kalo untuk tahun ini jurusan teknik kayanya harus B2.
Jadi waktu Januari saya sampai di Perancis dan mulai les bahasa, sekitar Februari saya apply ke universitas. Di Indonesia namanya SNMPTN untuk kita apply ke universitas negeri di Indonesia, di Perancis juga ada namanya Dossier Vert. Nanti kita bisa pilih 3 Universitas. Dokumen yang dibutuhin saat kita apply adalah nilai rapot SMA kita yang sudah di translate ke bahasa Perancis (untuk translate ini kita juga akan dibantu oleh agen sebelum berangkat ke Perancis), lalu motivation letter, dan TCF tadi. Sama seperti SNMPTN, ngga ada test hanya diseleksi berdasarkan dokumen tersebut. Kalo kita ditolak di universitas pertama, mereka akan kasih pemberitahuan, alasannya kenapa, dan juga dokumen yang tadi kita kirimkan. Lalu kita tinggal mengirimkan dokumen tersebut ke universitas ke dua, kalo ditolak juga di universitas ke dua, kita kirimkan lagi ke universitas ke tiga. Alhamdulillah waktu itu saya langsung diterima di universitas pertama, yaitu Universite de Lorraine. Universitas ini masuk dalam 500 universitas terbaik di dunia versi QS World University Ranking. Dan bulan september mulai kuliah.
Lama kuliah S1 di Perancis 3 tahun. Kecuali kedokteran. Di tahun terakhir kita akan dikasih dua pilihan, yaitu Lisence dan Lisence Pro. Kalo Lisence pro kita diarahkan untuk siap langsung kerja, sementara kalo Lisence kita diarahkan untuk ke tingkat master program. Tergantung minat kita aja, apakah mau langsung kerja atau ingin studi lagi ke tingkat master.
Jurusan teknik sipil
Kalo kamu masih bingung bedanya teknik sipil dengan arsitek. Jadi kalo teknik sipil itu lebih mengarah ke bagian konstruksinya, sementara desain bangunannya lebih kepada jurusan arsitek. Di jurusan teknik sipil kita yang menghitung bahan konstruksinya, kebutuhan pembangunannya, dan perancangan. Gampangnya kalo arsitek yang mendesain, kita yang ngebangun. Dijurusan teknik sipil ilmu yang banyak dipakai adalah fisika, kimia, dan matematika.
Biaya kuliah dan biaya hidup
Untuk biaya kuliah satu tahun adalah 415 euro, itu sudah termasuk semua biaya seperti praktek, dsb. Karena universitas tempat saya kuliah adalah universitas negeri jadi dapat banyak subsidi dari pemerintah. Dan untuk universitas swasta biayanya mulai dari 5000 euro per tahun. Lalu untuk biaya hidup tergantung gaya hidup kita gimana, kalo kita mau berhemat bisa sampai 300 euro perbulan itu sudah termasuk tempat tinggal, makan, transportasi, dan juga biaya telpon.
Bagi yang ingin kuliah di Perancis, yang paling utama harus siap mental. Karena di sana kita akan ngurus semuanya sendiri. Lalu saat di sana kontak juga PPI (Persatuan Pelajar Indonesia) di kota tempat kamu tinggal. Mereka akan bantu untuk kasih kamu informasi dan pengarahan. Dan yang penting juga kita sudah harus tahu tujuan kita di sana nantinya, maksudnya sebisa mungkin kita sudah cari banyak informasi misalnya mau ngambil jurusan apa, kita mau tinggal di kota apa, kampusnya apa aja yang akan jadi pilihan kita, jadi sampai sana nggak bingung lagi.

1 komentar: